Setiap orang memiliki kepribadian, pola pikir dan karakter yang berbeda. Kamu mungkin pekerja keras dan cerdas. Tapi di sisi lain kamu tidak bisa mengelola emosi dengan baik, seringkali merasa bersalah berlebih ketika melakukan kesalahan. Meskipun kesalahan yang kamu lakukan sangat sepele dan tidak menyinggung orang lain.

Pada dasarnya, sifat lemah hati seperti sulit memaafkan diri sendiri tidak baik jika dibiarkan terus menerus. Apalagi jika kamu ingin menjadi pemimpin. Entah dalam bahtera rumah tangga maupun pimpinan di lingkungan profesional. Maka dari itu, life. akan membawa kamu pada rangkaian tips dan cara memafkan diri sendiri agar kedepan bisa lebih baik lagi.

6 Cara Memaafkan Kesalahan Diri Sendiri

Rasa bersalah yang kamu rasakan, membuatmu kesulitan melepaskan rantai belenggu yang mengikat kaki dan tanganmu. Hilangkan belenggu tak kasamata tersebut dengan mengikuti beberapa saran berikut ini:

1. Belajar Mencintai dan Menghargai Diri Sendiri

Pada dasarnya, cukup dengan belajar mengasihi dan menyayangi dirimu sendiri akan membuatmu memandang masalah dengan sisi yang berbeda. Melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda ini penting agar kamu dapat melihat masalah dari banyak sisi. Jika sebelumnya, kamu hanya bisa menyalahkan diri sendiri. Kali ini kamu bisa merelakannya tanpa perlu berpikir dua kali.

Terkait self love sendiri bukan hanya belanja dan memanjakan diri saja. Contohnya menjalin hubungan pertemanan baru. Saat berteman kamu bisa ikut mengeksplorasi diri, melakukan berbagai kegiatan yang kamu sukai dan pergi ke tempat-tempat yang menyenangkan.

2. Terima Kesalahan Dengan Lapang Dada

Langkah selanjutnya adalah menerima kesalahan yang telah kamu lakukan dengan hati lapang. Cobalah untuk bersikap bijaksana dan berani. Jangan selalu berlari dan kabur dari masalah. Masalah yang tidak dihadapi dan diselesaikan tidak akan pernah selesai dengan sendirinya.

Justru bisa memicu permasalahan baru yang jauh lebih besar dari sebelumnya. Bila sebelumnya hanya kamu saja yang merasa tersakiti, tidak menutup kemungkinan masalah baru akan ikut menyeret orang lain.

3. Berpikir Tentang Kehidupan yang Baru

Berpikir visioner menandakan jika kamu tidak lagi terpaku pada kesalahan masa lalu. Langkah ini juga menjadi pertanda awal jika kamu telah berdamai dengan hati dan pikiranmu. Semua ganjalan yang membuatmu sulit memaafkan diri sendiri sudah terlepas dan hilang tak membekas.

Pada akhirnya, kamu bisa menyambut masa depan dengan harapan-harapan baru. Planning baru, visi dan misi yang baru bahkan mungkin teman dan pekerjaan yang baru. Bayangkan berapa banyak tawa dan kebahagiaan yang akan kamu lewatkan di masa depan jika kamu tidak bisa memaafkan dirimu sendiri.

4. Yakin Jika Kamu Juga Pantas Hidup Bahagia

Tidak masalah jika sesekali bertindak egois dengan mementingkan kebutuhanmu di atas segalanya. Pada dasarnya tujuan utama manusia hanya satu yakni hidup bahagia. Perbedaannya ada pada fase kehidupan yang harus kamu lalui sebelum memperoleh kebahagiaan.

Bila dalam prosesnya, kamu merasa lelah, sedih, kecewa bahkan menyerah. Artinya kamu tidak berhasil untuk melalui seluruh fase kehidupan. Semua perasaan negative tersebut disebabkan oleh penyesalan diri yang sangat dalam hingga kamu tidak bisa memberi maaf pada dirimu sendiri.

Solusi mengatasinya sebenarnya sangat mudah. Cukup yakinkan pada dirimu sendiri  jika kamu juga pantas untuk hidup bahagia seperti orang lain. Dengan demikian, kamu bisa menjalani hidup dengan nyaman karena tidak lagi teringat dengan kesalahan yang pernah kamu lakukan di masa lalu.

5. Rangkul Mesra Masa Lalu Sebagai Fase Penting Dalam Hidupmu

Apa yang membuatmu sulit memaafkan dirimu sendiri? apakah itu kesalahan di masa lalu? Jika jawabannya ya, cobalah untuk merangkul mesra kesalahan tersebut sebagai salah satu fase kehidupanmu. Jangan mencoba untuk kabur darinya bahkan membuangnya.

Jika kamu menghindar bahkan membuang kesalahan masa lalu, seumur hidupmu tidak akan pernah bisa memaafkan diri sendiri. Jangan sia-siakan hidupmu yang singkat hanya untuk terbelenggu dengan kesalahan masa lalu.

Jangan pula nodai kehidupan masa depan yang bahagia bersama orang-orang baru karena kamu masih terjebak di titik yang sama. Sulit melangkah ke masa depan. Maafkan kesalahan masa lalu, dan lekas bergerak maju.

6. Eksplorasi Diri Agar Menjadi Pribadi Terbuka yang Lebih Baik

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk mengeksplorasi diri tanpa melukai perasaan orang lain atau membuka luka lama. Bagaimana caranya? Kamu bisa melakukan berbagai kegiatan baru dan keluar dari zona nyamanmu.

Ketika kamu disibukkan dengan eksplorasi dan aktualisasi diri. Secara tidak langsung kamu akan lebih menghargai nilai-nilai dan effort yang kamu lakukan. Kamu akan menjadi pribadi terbuka yang lebih baik. Pengalaman dan pembelajaran yang kamu dapatkan, membantumu memandang kesalahan dalam cermin yang berbeda.

Cermin percaya diri dan cermin keyakinan untuk menjadi pribadi yang lebih kuat. Sehingga permasalahan masa lalu atau saat ini bisa kamu selesaikan dengan cepat. Kamu telah terlahir sebagai pribadi yang baru, tidak lagi meratapi kesalahan diri sendiri dan sulit memaafkannya.

Bisakah kamu menerapkan enam cara memaafkan diri sendiri yang telah dijelaskan di atas. Sebelum mencoba semua tips di atas, yakinkan diri jika kamu mau berusaha untuk melakukannya dengan benar. Bukan dengan setengah hati atau bahkan tanpa keyakinan sama sekali.

Karena untuk mencintai diri sendiri dan memaafkan kesalahan yang pernah kamu perbuat. Hanya bisa dilakukan jika kamu mau tidak membentengi diri, baik dari orang lain maupun dirimu sendiri.

  • garden bridge executives

    Kakak saya merekomendasikan saya mungkin menyukai blog ini. Dia sepenuhnya benar.
    Posting ini benar-benar membuat hari saya menyenangkan. Anda tidak bisa membayangkan berapa banyak waktu yang saya habiskan untuk info ini!
    Terima kasih!